Oleh:Sujono said Setelah penulis menjalani fit and proper test dengan pengurus yayasan, penulis langsung menemui keluarga yang telah menunggu di filla, setelah ketua yayasan keluar terlebih dahulu dari ruang rapat. Sesampai di filla, penulispun berpidato layaknya seperti melakukan press konference. Maklumlah, mereka yang datang ini kan semua adalah wartawan sosial media. Kepada mereka, penulis menyampaikan keterangan pers sebagai berikut “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, mohon izin saya ingin menyampaikan bahwa setelah saya menjalani uji kepatutan dan kelayakan bersama pengurus yayasan tadi, alhamdulillah saya telah di terima untuk mengajar di sini. Untuk itu, terimakasih kepada seluruh keluarga yang juga merupakan wartawan sosial mediaš atas dukungannya”. Setelah konfrensi pers selesai, penulis dan keluarga meninggalkan SLB kusuma bangsa. Penulis dan keluarga menuju rumah om di andonohu, setiba di Andonohu penulis langsung mendapat telephone dari timsukses di mantobua ya...
Oleh:Sujono said Tanggal 6 mei 2025, kira-kira sekitar 4 hari pasca ulang tahun anak kami dalam usia 1 tahun. Penulis diberi kabar oleh kawan yang membantu membuka Sim PKB. Setelah itu, penulis mendapat informasi bahwa penulis akan menjalani Pendidikan profesi guru tertentu di Univversitas negeri Manado(Unima). Setelah itu, penulis memulai mengurus kelengkapan berkas sebagai syarat lapor diri. Pada tanggal 6 juni 2025, secara kebetulan warga muslim sedang melaksanakan lebaran idul adha. Namun, sambil menyambut tamu yang datang untuk melakukan silatur-rahim, penulis tetap memulai pembelajaran dengan mengakses modul demi modul lewat pletform ruang GTK yang dulu namanya PMM. Sembari mengerjakan modul, penulis tetap boleh liburan bersama isteri di rumah mertua. Bahkan, sebahagian tugas kuliah utamanya postes dikerjakan diatas kapal menuju kabupaten Muna. Terkecuali jurnal, lantaran penulis tidak punya labtop lantaran sudah rusak parah. Akhirnya, dibantu oleh salah satu kawan. Lalu, tiba...
Oleh:Sujono said Setelah anak kami Muwahhidul Hannan yang lebih akrab disapa Hannan berumur kurang lebih setahun setengah, sebagai orang tua kami memanfaatkan keaktifan dan kelincahannya. Memanfaatkan dalam artian memudahkan pekerjaan rumah, membangun kelekatan dengan anak, dan melakukan interaksi dan membangun hubungan emosional. Dengan tujuan, agar memiliki tumbuh kembang yang baik, bukan hanya secara jasmani. Melainkan sebagai bagian dari membentuk keperibadian. Sebagaimana dalam ilmu sosiologi, bahwa pondasi keperibadian anak adalah keluarga. Ya! Keluarga terutama ibu adalah pondasi pertama dan utama bagi seorang anak. Dalam ilmu sosiologi, ada 3 tahap pembentukan keperibadian. Yang pertama yaitu imitasi atau meniru. Masa meniru, adalah fase yang dialami oleh anak kami Hannan, apa yang kami lakukan itupun yang ia lakukan. Pada fase ini, ibu bertindak sebagai mentor dan rol model, sedangkan penulis sebagai seorang ayah cukup dengan menjadi rol model atau teladan. Jadi, bundanya me...
Komentar
Posting Komentar