Genap 2tahun papa dipanggil allah
Oleh:Sujono said Hari itu, senin 10 juni 2024. Pagi itu, penulis mendapat telephone dari sang adik di selayar. Ia mengabarkan, bahwa papa telah pergi untuk selamanya setelah 2 tahun berjuang melawan struk yang dideritanya. Respon penulis, tak ada air mata dan isak tangis. Yang ada, adalah hati yang ikhlas. Ketika ditanya, apakah jenazah dimakamkan setelah penulis dan adik yang tinggal di kendari tiba atau bagaimana? Penulis mengatakan sudahlah, makamkan saja kalau liang lahat sudah digali kita semua sudah ikhlas. Kasihan, sudah lama menderita harus ditambah lagi penderitaannya. Bahkan, ketika penulis berada di selayar setelah merasa bahwa papa sudah tak mungkin lagi sembuh. Penulis sempat bilang, nanti kalau papa sudah dipanggil Allah, siapkan saja di sini di rumah mandikan dan kafani di sini. Setelah itu, shalatkan di masjid dekat sini, dan makamkan di kampung halaman. Itu yang sempat penulis sampaikan, sebagai pertanda penulis telah ikhlas dan siap. Benar saja, keadaan sudah takm...