Postingan

Ramadan di anggoeya

Gambar
Oleh:Sujono said Setelah menikah pada 10 juli 2023, penulis tak lagi tinggal di rujab sekolah di Lorong jambu. Melainkan, penulis mengontrak di bilangan Ruruhi tepatnya di belakang Masjid Miftahul khair bersama isteri tercinta sebagaimana telah penulis sajikan dalam beberapa tulisan terdahulu. Setelah kurang lebih sebulan pasca menika, kami akhirnya dikaruniai anak pertama. Dan saat ramadhan iftitah kami lalui sebagai pasangan suami isteri, begitu banyak hal yang kami jalani. Alhamdulillah, secara kebetulan saat itu isteri penulis tengah hamil 6 bulan. Sehingga, ia tidak lagi kewalahan menyiapkan sahur dan penganan berbuka puasa selama sebulan. Hal tersebut bagi penulis adalah anugerah terindah dari Allah ta’ala. Karena, penulis boleh berpuasa dengan isteri. Di siang hari, baik penulis yang tengah berpuasa, maupun isteri yang sedang hamil tetap produktif menjalankan aktifitas masing-masing sebagai aktifis group😊. Penulis menjalani lakon sebagai panitia lomba, sedangkan isteri menj...

Januari yang sibuk

Gambar
Oleh:Sujono said Penulis tiba dari raha pada hari senin tanggal 5 januari 2026, setelah kurang lebih 10 hari bersama isteri dan putra selembar wayang eh semata ayang eh salah lagi semata wayang berada di raha untuk liburan sambil mengurus bisnis herbal yang sudah kami tekuni selama 2 tahun. Hari-hari di kendari sudah mulai berubah, biasanya, penulis hanya mengisi hari dengan membaca berita di pagi hari, kini berganti agenda dengan memvoto stok jualan yang ada di etalase. Dan itu, penulis lakukan setiap hari hingga tulisan ini disusun. Biasanya, ketika hari ahad, penulis selalu membuka chenel youtube, kini sudah amat jarang. Karena, setiap hari ahad penulis harus roatshow ke pasar-pasar untuk menawarkan produk herbal yang penulis jual, sekalian silatur-rahim. Walau demikian, tanggung jawab sebagai seorang guru tetaplah dilaksanakan seperti menyiapkan diri untuk mengajar dan menyelesaikan administrasi sekolah dilakukan di sepertiga malam setelah shalat isya dan shalat tahajjud😊 semog...

Desember, kenangan dan nilai-nilai keberagaman yang terpatri

Gambar
Oleh:Sujono said Tahun 1993, kala itu penulis masih kanak-kanak. Lantaran papa dan mama baru pindah dari perumahan pemerintah menuju rumah panggung milik pribadi di Bangkahang yang kala itu termasuk dalam wilayah dusun tongke-tongke desa Lowa kecamatan bonto sikuyu kabupaten selayar. Rumah kami, bertetangga dengan gereja, tapi gereja masih belum dibangun masih lahan kosong lah ya. Sehingga kegiatan ummat kristiani seperti sekolah minggu dan ibadah minggu masih dilaksanakan di pastori istilah untuk rumah dinas pendeta. Ketika penulis dan keluarga pindah dan menempati rumah yang dibangun oleh papa dengan susah payah, secara kebetulan adalah bulan desember. Suatu sore, berlangsunglah kegiatan persiapan natal oleh anak-anak sekolah minggu. Saat itu, penulis sebagai anak kecil yang belum tahu apa-apa ikut mainlah ke pastori sambil mendengarkan riuh rendah tawa anak-anak sekolah minggu dibawah bimbingan pak pendeta Lewi kala itu. Sepulang ke rumah, penulis bertanya ke mama dan papa dengan...

Etri merdiani bagian dari perjalanan hidupku

Gambar
Oleh:Sujono said Bagi yang bersekolah di Yapti pada tahun 2004 kebelakang, tentu amat mengenal siswa yang bernama Etri. Ia adalah siswa dengan hambatan MDVI(Multiple disability and visual impairmen) atau dengan kata lain tunanetra ganda. Ia adalah tunanetra low vision dan juga mengalami hambatan intelektual alias tunagrahita. Penulis sangat senang berkawan dengan etri, karena bagi penulis Etri adalah sosok yang cepat menangkap pelajaran. Perna, suatu sore penulis mengikuti meting english dengan kakanda Hamzah dan bang Yeky tetiba etri juga ikut menguping di arena meting. Pasca meting, sesuai dengan ciri khasnya layaknya burung beo, Etri langsung menirukan kembali pelajaran yang kami pelajari. Adapun dialogue asli dari percakapan kami adalah sebagai berikut “Hello how are you? I am very well can i borrow your dictionary? Of course! Wich one do you wont? Small or big? The small one, thank you so much, ah it doesn’t matter.” Sedangkan versi etri dialogue nya adalah sebagai berikut “Hell...

Menjadi calon imam antara keinginan ummat dan pertimbangan keluarga

Gambar
Oleh:Sujono said Masih segar dalam ingatan penulis, kala itu tanggal 27 september lalu penulis dihubungi oleh penjaga sekolah SLB kusumabangsa tempat penulis mengajar saat ini. Malam itu, ia menghubungi penulis dengan maksud menyampaikan pesan dari Pak Langkona, pimpinan Pondok pesantren Al-mahmud. Sebuah pesantren yang hanya sepelemparan batu dari SLB Kusuma bangsa Kendari. Adapun isi percakapan antara penulis dan sang penjaga sekolah seperti ini “Jon! Ko dicari sama pak Langkona”. Ujar sang penjaga sekolah dari ujung telephone. “Kenapa saya?” Ujar penulis merespon. “Katanya, kamu diminta untuk jadi imam di masjidnya itu pesantran” Ujar penjaga sekolah menimpali. “Begini bro, bundanya Hannan itu kayaknya takut tinggal di sana. Kedua, andai kata ini yang saya tinggali sekarang ini adalah rumah sendiri mungkin bisa. Tapi, ini rumah dikontrakkan dan kontraknya dibayarkan sama saudara.” Ujar penulis menjelaskan panjang lebar di ujung telephone. Akhirnya, pembicaraan selesai, dan pesan ...

Tragedi 15 nofember 2021 dan jawaban dari langit

Gambar
Oleh:Sujono said Hari itu, adalah hari yang tidak akan penulis lupa. Dimana, pada hari itu terjadi kedzoliman yang menimpa salah satu organ lembaga yang dilakukan oleh pimpinan secara sewenang-wenang. Jadi, kronologinya adalah seperti ini secara kebetulan ada seorang siswa di asrama putri telah berusaha mengamankan alat komunikasi di lemari. Karena, menurut hemat sang pemilik alat komunikasi ini, tidak akan mungkin dijangkau oleh siswa asrama putri yang lain yang sering menjadi pengguna alat komunikasi tersebut, untuk menelephone laki-laki di tempat lain. Hal ini, berdasar instruksi pimpinan yang juga merangkap sebagai pimpinan asrama yang berbunyi “Jangan berikan handphone kalian kepada siswa yang namanya Andin nama samaran, karena kalau ada diantara kalian yang memfasilitasi andin berkomunikasi dengan cowoknya maka yang bersangkutan akan mendapat sangsi”. Begitulah bunyi instruksi pimpinan yang juga merupakan pimpinan asrama. Walau upaya pengamanan telah dilakukan sekuat dan semam...

Awal mula munculnya gagasan lelakibiasa (GLB)

Gambar
Oleh:Sujono said Founder gagasan lelaki biasa Dulu, ketika penulis masih SMP, penulis sering mendengar para trainer, motifator, dan publik speaker termasuk para budayawan seperti Arswendo, Sujiwo tejo, dan al-marhum Prie GS. Utamanya, mereka para motifator salah satunya adalah Andrie wongso. Apa yang penulis ambil dari mereka? Ya! Yang penulis ambil dari mereka yaitu penulis sering membayangkan diri penulis mengisi seminar, disorakin, kemudian terima honor, dibelikan tiket pesawat, dibelikan soofenir, dan disewakan hotel oleh panitia. Ya! Mereka memang bagus dalam menyampaikan materi, banyak hal yang penulis dapatkan, mulai dari tips life sukses dari Andrie wongso, peningkatan etos kerja dari Jansen sinamo, dan catatan reflektif dari budayawan yang menggoda Indonesia yang mengajarkan kebijaksanaan. Ketika kuliah, penulis mencoba mewujudkan itu semua dengan banyak-banyak mengisi kelas training di komunitas yang penulis tempati bernaung dan lingkungan sekitar kosan penulis ketika menja...