Postingan

Berderma dengan cara sendiri

Gambar
Oleh:Sujono said Sekitar tahun 2010 hingga 2015, penulis sering menyaksikan di TV lewat berbagai program realiti show seperti kick andy salah satunya. Banyak mengumpulkan dana lewat program-programnya. Saat itupun, sosial media lagi buming-bumingnya walau belum semasif saat tulisan ini disusun. Sehingga, banyak gerakan dimobilisasi lewat sosial media seperti facebook, twitter yang sekarang telah bertranspormasi menjadi X, dan platform-platform media sosial lainnya. Gerakan politik seperti penggulingan presiden Mesir Husni mubarak, hingga pengumpulan koin untuk prita mulia sari yang berhadapan dengan salah satu rumah sakit internasional di depan hukum juga dilakukan lewat media sosial. Pun juga, pengumpulan donasi untuk kegiatan sosial dan bencana alam dilakukan lewat media sosial. Hal tersebut, memudahkan person, lembaga dan komunitas menggalang dana. Sebelum era sosial media, kegiatan penggalangan dana dilakukan lewat berbagai kegiatan yang mengumpulkan massa di suatu tempat. Enta...

Antara berita, kopi pagi dan sore hari

Gambar
Oleh:Sujono said Penulis, sudah mulai gemar membaca koran sejak berkenalan dengan dunia internet. Tepatnya, tahun 2005. Saat itu, penulis lebih banyak mengakses portal tetangga eh, salah😊 portal online dengan menghafal web adress seperti www.antaranews.com, www.republika.co.id, dan situs web lainnya. Setelah meninggalkan yapti dan living kost, penulis lebih banyak nonton berita di TV. Hal tersebut, mulai terjadi sejak tahun 2009 hingga 2015. Ketika penulis menonton TV, walaupun penulis adalah tunanetra😊, penulis tidak pernah ketinggalan secangkir kopi. Terlebih, ketika menonton kabar pagi, dan apa kabar Indonesia pagi di TV one sebelum penulis berangkat ke kampus menjalani perkuliahan, bagi penulis kopi dan beberapa biji kue salju harus mendampingi penulis. Pun juga di sore hari, ketika menonton TV sepulang dari kampus menjalani perkuliahan. Pun juga, di malam hari ketika menonton apa kabar Indonesia malam yang waktu itu dipandu oleh si presenter pintar dan cantik😊 si...

Membuka lembaran baru

Gambar
Oleh:Sujono said Pagi itu, selasa 28 juni 2022 penulis pamit dan izin keluar dari group sekolah tempat mengajar penulis di Makassar. Setelah itu, penulis menyempatkan diri berpamitan dengan para siswa yang ada di asrama putra dan putri. Lalu, sempat bertemu dengan kepala sekolah dan mengobrol banyak hal. Siang harinya, penulis meninggalkan kompleks sekolah dan asrama yang juga menjadi kediaman penulis selama kurang lebih 6 tahun, karena 2 tahunnya di Mangga3 menuju bandar udara internasional hasanuddin maros untuk melakukan chek in. Untuk selanjutnya, penulis terbang menuju kota kendari sulawesi tenggara. Dan akhirnya, pada pukul 18.20 wita, pesawatpun lepaslandas meninggalkan Makassar. Penulispun meninggalkan kota makassar bersama lembaran masalalu yang amat beragam. Hingga akhirnya, penulis tiba di bandar udara halu uleo pada jam 19.10 wita. Di saat itulah kehidupan barupun dimulai, setelah pagi harinya penulis left group dari sekolah tempat yang pernah penulis tempati mengajar di...

Dari puasa qada hingga puasa tasuah dan as-syurah

Gambar
Oleh:Sujono said Hari itu, sabtu13 juni 2026. Isteri penulis meminta izin untuk mengganti puasa ramadhannya dengan cara melakukan puasa senin kamis. Tapi, penulis katakan tidakkah sebaiknya puasa 8 hari yang kamu tinggalkan itu kamu ganti dari senin hingga senin berikutnya, ujar penulis kepada sang isteri. Akhirnya, iapun mendengar saran penulis. Namun, yang membuat semua terasa barakah, karena hari puasa ke2 sang isteri bertepatan dengan 1 muharram. Selama bundanya anak-anak mengqada puasanya, penulispun bangun untuk mendampingi bersantap sahur. Yang istimewanya lagi, penulis minta agar sarapan pagi dan minum teh hangat dilakukan di waktu sahur, untuk apa?. Agar bundanya anak-anak tidak lagi kerepotan menyiapkan sarapan pagi buat penulis. Penulis bisa rehat dulu bakda shalat subuh setelah itu tinggal minum air putih, atau kalau ada kue tinggal penulis makan dan minum air putih. Setelah itu, penulis berangkat ke sekolah. Sepulang dari sekolah, penulis tetap dapat jatah makan siang ...

Menutup lembaran kelam

Gambar
Oleh:Sujono said Setelah penulis menjalani fit and proper test dengan pengurus yayasan, penulis langsung menemui keluarga yang telah menunggu di filla, setelah ketua yayasan keluar terlebih dahulu dari ruang rapat. Sesampai di filla, penulispun berpidato layaknya seperti melakukan press konference. Maklumlah, mereka yang datang ini kan semua adalah wartawan sosial media. Kepada mereka, penulis menyampaikan keterangan pers sebagai berikut “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, mohon izin saya ingin menyampaikan bahwa setelah saya menjalani uji kepatutan dan kelayakan bersama pengurus yayasan tadi, alhamdulillah saya telah di terima untuk mengajar di sini. Untuk itu, terimakasih kepada seluruh keluarga yang juga merupakan wartawan sosial media😊 atas dukungannya”. Setelah konfrensi pers selesai, penulis dan keluarga meninggalkan SLB kusuma bangsa. Penulis dan keluarga menuju rumah om di andonohu, setiba di Andonohu penulis langsung mendapat telephone dari timsukses di mantobua ya...

Kendari punya cerita

Gambar
Oleh:Sujono said Akhirnya, tanggal 13 juni 2022 penulis berangkat ke Kendari tanpa dampingan siapa-siapa. Selain untuk menghadiri perkawinan sepupu1 kali penulis, juga mewujudkan apa yang sudah menjadi perintah dari langit buat penulis dengan segala tanda-tanda yang ada darinya. Setiba di bandara Halu uleo Kendari, pesawat mendarat dengan sempurna. Saat itu, rasanya semua seperti mimpi. Bukan karena penulis baru pertama naik pesawat ke Kendari😊, melainkan karena apa yang ada dalam diri penulis sejak lama akhirnya diikhtiarkan. Keinginan untuk kembali mengajar di desa, hingga keinginan hijrah ke tempat lain untuk mencicipi gurihnya mengajar di tempat berbeda. Hal itulah yang membuat rasanya memperoleh surprise langsung dari ilahi, karena kalau naik pesawat pertama memang rute pertamanya ke Kendari. Tapi, itu terjadi pada tahun 2017. Saat itu, penulis baru 3 tahun mengajar belum ada niatan apa-apa. Karena, yang namanya niatan itu, tak pernah ada. Yang ada, hanya keinginan yang sebena...

Genap 2tahun papa dipanggil allah

Gambar
Oleh:Sujono said Hari itu, senin 10 juni 2024. Pagi itu, penulis mendapat telephone dari sang adik di selayar. Ia mengabarkan, bahwa papa telah pergi untuk selamanya setelah 2 tahun berjuang melawan struk yang dideritanya. Respon penulis, tak ada air mata dan isak tangis. Yang ada, adalah hati yang ikhlas. Ketika ditanya, apakah jenazah dimakamkan setelah penulis dan adik yang tinggal di kendari tiba atau bagaimana? Penulis mengatakan sudahlah, makamkan saja kalau liang lahat sudah digali kita semua sudah ikhlas. Kasihan, sudah lama menderita harus ditambah lagi penderitaannya. Bahkan, ketika penulis berada di selayar setelah merasa bahwa papa sudah tak mungkin lagi sembuh. Penulis sempat bilang, nanti kalau papa sudah dipanggil Allah, siapkan saja di sini di rumah mandikan dan kafani di sini. Setelah itu, shalatkan di masjid dekat sini, dan makamkan di kampung halaman. Itu yang sempat penulis sampaikan, sebagai pertanda penulis telah ikhlas dan siap. Benar saja, keadaan sudah takm...