Karier dan nilai-nilai islami
Oleh:Sujono said Ketika penulis sudah terangkat sebagai guru kurang lebih 12 tahun lalu, hal itu tidak membuat penulis lalai dalam melaksanakan perintah Allah. Terlebih, penulis menganggap hal tersebut sebagai anugerah darinya. Hanya memang, penulis melakukan shalat berjamaah di masjid pada waktu magrib dan isya saja di masjid salsabil mangga 3. Tapi, kalau penulis kecapean dari mengajar shalatnya di rumah dong. Karena, terkadang penulis berada di tempat mengajar sampai sore. Karena, kadang ada kegiatan tambahan. Terkadang pula, ada hal lain. Tapi, kadang juga penulis pulang ke rumah pada siang hari. Tapi, alhamdulillah. Karena, di tempat mengajar penulis ada asrama jadi terkadang tidur siang dulu baru pulang ke rumah. Ibadah pun, alhamdulillah tidak terabaikan. Bahkan, ketika penulis shalat berjamaah di masjid. Penulis rasanya sama dengan jamaah lainnya. Nanti di sekolah, baru penulis merasa sebagai guru. Jadi, yang mengenal penulis sebagai guru hanya tetangga dekat saja. Kecuali,...