Januari yang sibuk

Oleh:Sujono said

Penulis tiba dari raha pada hari senin tanggal 5 januari 2026, setelah kurang lebih 10 hari bersama isteri dan putra selembar wayang eh semata ayang eh salah lagi semata wayang berada di raha untuk liburan sambil mengurus bisnis herbal yang sudah kami tekuni selama 2 tahun.
Hari-hari di kendari sudah mulai berubah, biasanya, penulis hanya mengisi hari dengan membaca berita di pagi hari, kini berganti agenda dengan memvoto stok jualan yang ada di etalase. Dan itu, penulis lakukan setiap hari hingga tulisan ini disusun. Biasanya, ketika hari ahad, penulis selalu membuka chenel youtube, kini sudah amat jarang. Karena, setiap hari ahad penulis harus roatshow ke pasar-pasar untuk menawarkan produk herbal yang penulis jual, sekalian silatur-rahim.
Walau demikian, tanggung jawab sebagai seorang guru tetaplah dilaksanakan seperti menyiapkan diri untuk mengajar dan menyelesaikan administrasi sekolah dilakukan di sepertiga malam setelah shalat isya dan shalat tahajjud😊 semoga ini bukan ria’ alias pamer amal😊. Lantaran di awal malam, utamanya setelah shalat magrib penulis pun tertidur pulas lantaran capek dan kantuk menyerang dengan membabibuta. Tapi, penulis tetap melakukannya bukan karena rasa terpaksa.
Semua ini penulis lakukan sebagai rasa syukur kepada Allah atas jawaban pertanyaan penulis sejak dulu. Penulis ingat, dulu sering bilang kita ini kalau habis mengajar mau kerja apa? Masa habis mengajar mau tiduran saja?. Allah turunkan jawaban lewat modal sosial, karena modalnya memang dari kementerian sosial😊. Hingga akhirnya, keinginan penulis untuk jadi pengusaha akhirnya terwujud sudah. Yang insya allah akan penulis ceritakan pada tulisan berikutnya insya allah.
Intinya, januari yang sibuk adalah hal yang amat menyenangkan bagi penulis. Karena, penulis punya rutinitas baru yang bikin penulis bangga dengan diri sendiri. Walaupun tulisan ini, terinspirasi dari sebuah lagu tahun 90han yang dilantunkan oleh Rafika duri yang berjudul januari yang biru.
Kalau dalam lagu tersebut, biru itu identik dengan cinta dan asmara. Namun, biru bagi penulis identik dengan optimisme, dan spirit untuk bertambah dan bertumbuh kata leader isteri penulis tiap liat progress bisnis kami. Di akhir tulisan, penulis ingin menjelaskan bahwa penulis tetap bisa nonton youtube dan baca berita jika penulis ada waktu luang. Terlebih, ketika sikecil lagi tidur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jelang kelahiran putra pertamaku

Ketika berada di fase itu

Tegak lurus saja takcukup