Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Menjadi calon imam antara keinginan ummat dan pertimbangan keluarga

Gambar
Oleh:Sujono said Masih segar dalam ingatan penulis, kala itu tanggal 27 september lalu penulis dihubungi oleh penjaga sekolah SLB kusumabangsa tempat penulis mengajar saat ini. Malam itu, ia menghubungi penulis dengan maksud menyampaikan pesan dari Pak Langkona, pimpinan Pondok pesantren Al-mahmud. Sebuah pesantren yang hanya sepelemparan batu dari SLB Kusuma bangsa Kendari. Adapun isi percakapan antara penulis dan sang penjaga sekolah seperti ini “Jon! Ko dicari sama pak Langkona”. Ujar sang penjaga sekolah dari ujung telephone. “Kenapa saya?” Ujar penulis merespon. “Katanya, kamu diminta untuk jadi imam di masjidnya itu pesantran” Ujar penjaga sekolah menimpali. “Begini bro, bundanya Hannan itu kayaknya takut tinggal di sana. Kedua, andai kata ini yang saya tinggali sekarang ini adalah rumah sendiri mungkin bisa. Tapi, ini rumah dikontrakkan dan kontraknya dibayarkan sama saudara.” Ujar penulis menjelaskan panjang lebar di ujung telephone. Akhirnya, pembicaraan selesai, dan pesan ...

Tragedi 15 nofember 2021 dan jawaban dari langit

Gambar
Oleh:Sujono said Hari itu, adalah hari yang tidak akan penulis lupa. Dimana, pada hari itu terjadi kedzoliman yang menimpa salah satu organ lembaga yang dilakukan oleh pimpinan secara sewenang-wenang. Jadi, kronologinya adalah seperti ini secara kebetulan ada seorang siswa di asrama putri telah berusaha mengamankan alat komunikasi di lemari. Karena, menurut hemat sang pemilik alat komunikasi ini, tidak akan mungkin dijangkau oleh siswa asrama putri yang lain yang sering menjadi pengguna alat komunikasi tersebut, untuk menelephone laki-laki di tempat lain. Hal ini, berdasar instruksi pimpinan yang juga merangkap sebagai pimpinan asrama yang berbunyi “Jangan berikan handphone kalian kepada siswa yang namanya Andin nama samaran, karena kalau ada diantara kalian yang memfasilitasi andin berkomunikasi dengan cowoknya maka yang bersangkutan akan mendapat sangsi”. Begitulah bunyi instruksi pimpinan yang juga merupakan pimpinan asrama. Walau upaya pengamanan telah dilakukan sekuat dan semam...

Awal mula munculnya gagasan lelakibiasa (GLB)

Gambar
Oleh:Sujono said Founder gagasan lelaki biasa Dulu, ketika penulis masih SMP, penulis sering mendengar para trainer, motifator, dan publik speaker termasuk para budayawan seperti Arswendo, Sujiwo tejo, dan al-marhum Prie GS. Utamanya, mereka para motifator salah satunya adalah Andrie wongso. Apa yang penulis ambil dari mereka? Ya! Yang penulis ambil dari mereka yaitu penulis sering membayangkan diri penulis mengisi seminar, disorakin, kemudian terima honor, dibelikan tiket pesawat, dibelikan soofenir, dan disewakan hotel oleh panitia. Ya! Mereka memang bagus dalam menyampaikan materi, banyak hal yang penulis dapatkan, mulai dari tips life sukses dari Andrie wongso, peningkatan etos kerja dari Jansen sinamo, dan catatan reflektif dari budayawan yang menggoda Indonesia yang mengajarkan kebijaksanaan. Ketika kuliah, penulis mencoba mewujudkan itu semua dengan banyak-banyak mengisi kelas training di komunitas yang penulis tempati bernaung dan lingkungan sekitar kosan penulis ketika menja...