Awal mula munculnya gagasan lelakibiasa (GLB)

Oleh:Sujono said
Founder gagasan lelaki biasa

Dulu, ketika penulis masih SMP, penulis sering mendengar para trainer, motifator, dan publik speaker termasuk para budayawan seperti Arswendo, Sujiwo tejo, dan al-marhum Prie GS. Utamanya, mereka para motifator salah satunya adalah Andrie wongso. Apa yang penulis ambil dari mereka? Ya! Yang penulis ambil dari mereka yaitu penulis sering membayangkan diri penulis mengisi seminar, disorakin, kemudian terima honor, dibelikan tiket pesawat, dibelikan soofenir, dan disewakan hotel oleh panitia. Ya! Mereka memang bagus dalam menyampaikan materi, banyak hal yang penulis dapatkan, mulai dari tips life sukses dari Andrie wongso, peningkatan etos kerja dari Jansen sinamo, dan catatan reflektif dari budayawan yang menggoda Indonesia yang mengajarkan kebijaksanaan.
Ketika kuliah, penulis mencoba mewujudkan itu semua dengan banyak-banyak mengisi kelas training di komunitas yang penulis tempati bernaung dan lingkungan sekitar kosan penulis ketika menjadi mahasiswa. Namun, Allah tahu apa yang terbaik bagi penulis, akhirnya penulispun diangkat menjadi guru di sebuah yayasan, mulai dari gaji 300000 hingga 500000 perbulan hingga hari ini.
Akhirnya, kurang lebih 5 atau 6 tahun setelah penulis mengajar, keinginan itu muncul kembali. Lantaran penulis geram dengan orang-orang yang ada di face book penulis lantaran kegiatan siaran langsung hanya diisi dengan jalan-jalan pakai mobil, atau siaran langsung sambil minum kopi, sehingga penulis berfikir melakukan siaran langsung dengan menyampaikan pemikiran-pemikiran penulis layaknya budayawan seperti Pri GS, Gr Romo magnes suseno, atau sujiwo tejo.
Tapi, penulis bukanlah budayawan, publik speaker, atau trainer. Penulis menyampaikan unek-unek dalam kapasitas penulis sebagai lelaki biasa yang tak punya apa-apa hanya punya berjuta gagasan. Dari atribusi inilah, yang akhirnya penulis tertarik menamai program ini dengan gagasan lelaki biasa yang dimulai dengan life face book, kemudian juga life youtube pada tahun 2021 dan akhirnya, pada tanggal 10 nofember 2022, penulis memiliki sebuah blogg yang dinamai gagasan lelaki biasa dengan beragam tulisan. Ada 2 kategori dalam blogg tersebut, pertama kategori opini.
Opini, adalah piur gagasan dan buah pikir dari penulis berdasar bacaan, amatan, yang berbuah kontemplasi yang mendalam dan muncullah berjuta gagasan. Kedua, diary. Yaitu, keseharian penulis yang penulis tulis. Karena, sebagai tunanetra, penulis punya banyak teman seperjuangan.
Selain itu, sebagai tunanetra penulis selalu disorot. Terlebih, karena penulis adalah seorang guru. Belum lagi, tentu banyak cerita-cerita miring dan spekulasi. Itulah, untuk mematahkan spekulasi dan cerita miring tersebut maka penulis perlu menyajikan tulisan yang berbentuk diary.
Tulisan berbentuk diary, juga penulis bagikan buat teman-teman kuliah, teman SMU, dan teman-teman sekomunitas dimana penulis punya hubungan emosional dengan mereka. Tujuan dari tulisan berbentuk diary, penulis bagikan dengan harapan mereka tahu kondisi terkini penulis.
Terlebih, buat mereka yang secara fisik sudah lama tidak bertemu dengan penulis. Selain itu, dari diary yang penulis sajikan dalam gagasan lelaki biasa sesuai dengan take line adalah setidaknya ada hal yang mereka boleh ambil dari cerita-cerita yang penulis bagikan di blogg.
Selama keberadaan blogg, penulis sudah lebih aktif dalam menulis. Karena, kalau untuk bicara di chanel youtube, rasanya penulis kurang pas. Mengapa? Karena penulis dibatasi oleh waktu, lantaran youtube membutuhkan waktu banyak untuk membahas pemikiran-pemikiran penulis.
Kedua, selama ini penulis lebih banyak menuliskan diary lewat web yang selama ini dikelola oleh teman, sehingga penulis merasa perlu untuk membuat blogg. Sejak berdiri akhir tahun 2022, penulis rajin meng update nya sampai akhir 2023. Lantaran perangkat penulis rusak, sehingga penulis fakum selama setahun. Akhirnya, agustus 2025, penulis kembali lagi dengan semangat yang membara.
Hari ini, 10,  nofember 2025 genap 3 tahun blog ini berdiri. Maka, penulispun menetapkan 10 nofember yang bertepatan dengan hari pahlawan sebagai hari kelahiran gagasan lelaki biasa. Sebuah kesyukuran bagi penulis, karena Allah memberikan jalan kepada penulis untuk berbagi cerita, keresahan, unek-unek dan gagasan lewat wadah yang telah penulis dirikan.
Selain itu, sebuah harapan semoga blog ini juga mampu membawa kebaikan bagi penulis dan keluarga, masyarakat, serta bangsa dan agama. Walau demikian, penulis tentu memiliki keterbatasan. Mulai dari keterbatasan waktu, hingga keterbatasan lain yang mungkin bisa jadi pemicu blog ini kurang memberikan sajian terbaik untuk mereka yang penulis kasihi. Terlebih, setelah menikah, penulis sudah jarang punya waktu untuk menulis. Terlebih, ketika penulis sudah punya anak yang lagi aktif-aktifnya.
Selain itu, kepada keluarga dan kolega yang sering mengunjungi blog ini dan membaca tulisannya, penulis menghaturkan terima kasih yang tak terhingga. Sedangkan untuk segala hal yang kurang berkenan bagi para pembaca, tentu sebagai manusia biasa yang tak punya apa-apa kecuali berjuta gagasan sesuai nama blog ini, penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya. Selain itu, penulis mendoakan agar para pembaca senantiasa diberikan rezeki berlimpah dan kesehatan. Pun juga dengan penulis, dengan segala kerendahan hati memohon doa dari pembaca sekalian, agar diberikan kesehatan oleh Allah agar penulis selalu membagikan gagasan dan cerita-cerita,  penulis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jelang kelahiran putra pertamaku

Ketika berada di fase itu

Tegak lurus saja takcukup