Dari mana datangnya nilai islam yang berdampak pada hidup dan kehidupanku kini?
Oleh:Sujono said Secara sosiologis, pembentukan keperibadian termasuk penanaman nilai dalam hal ini nilai islam (Islamik falue) tentu berawal dari keluarga. Itulah sebabnya, ibu dan ayah dijuluki sebagai madrasatul uwla. Pembentukan keperibadian terdiri atas imitasi yaitu meniru, sosialisasi dalam hal ini terjadi proses pembentukan keperibadian, dan bersiap menerima norma. Tapi, kita tidak akan membahas ini lebih dalam. Penulis, hanya mengawali tulisan ini sebagai pembuka. Syukur al-hamdulillah, karena penulis terlahir dari keluarga yang taat agama. Mulai dari Kakek dan nenek, om dan tante, hingga papa dan mama yang relegious. Ketika penulis berada di rumah Dato’ Ti’no’, penulis sering ikut beliau ke Masjid. Ketika berada di rumah bersama mama dan papa, penulis ikut beliau ber2 melaksanakan shalat berjamaah. Bahkan, mama mengajarkan penulis bacaan shalat. Dari ilustrasi ini, penulis melewati proses imitasi yaitu menirukan gerakan shalat yang penulis bisa tiru sebagai tunanetra, kemu...